Natalia Mayara: Mantan Atlet Paralimpiade yang Berkilau dengan Gaya ‘Cowboy Carter’

Ekspresi Percaya Diri Melalui Fashion Inklusif

Natalia Mayara, mantan bintang tenis kursi roda asal Brasil, kini menjadi ikon fashion inklusif. Baru-baru ini, ia membuat gebrakan dengan penampilan western terinspirasi dari era “Cowboy Carter” Beyoncé. Dalam sesi foto eksklusif, atlet berusia 32 tahun ini memamerkan prostetik kaki kanannya yang dimodifikasi dengan lapisan emas mengkilap. Tampilan ini dipadukan dengan cowboy boots kulit dan jaket bordir khas western.

“Prostetik adalah bagian dari identitas saya sekarang, dan saya ingin menunjukkannya dengan bangga,” ujar peraih medali perunggu Paralimpiade Tokyo 2020. Natalia memilih tema western untuk menyampaikan pesan tentang kekuatan dan ketangguhan yang telah ia tunjukkan, baik di lapangan tenis maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Transformasi dari Atlet Menuju Aktivisme Fashion

Setelah pensiun dari dunia kompetitif tahun lalu, Natalia fokus mengembangkan gerakan fashion inklusif. Ia bekerja sama dengan desainer ternama untuk mematahkan stigma bahwa penyandang disabilitas tidak bisa tampil modis.

“Dulu di lapangan tenis saya berjuang melawan lawan, sekarang saya berjuang melawan stigma,” ujarnya. Penampilan terbarunya menjadi bagian dari kampanye besar untuk mendorong industri fashion menerima model-model disabilitas.

Dengan lebih dari 500 ribu pengikut di Instagram, Natalia rutin membagikan tips styling kreatif. Ia membuktikan bahwa kursi roda atau prostetik bisa menjadi elemen fashion yang memperkuat daya tarik seseorang. Selain itu, ia juga sedang merintis lini pakaian adaptif khusus untuk penyandang disabilitas.

Inspirasi Bagi Dunia Fashion dan Disabilitas

Perjalanan Natalia Mayara membuktikan bahwa rasa percaya diri tidak memiliki batas. Dengan karya dan penampilannya, ia menjadi inspirasi bagi penyandang disabilitas di seluruh dunia. Melalui fashion, Natalia menunjukkan bahwa inklusivitas adalah kekuatan.

=====

Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan / Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP).
Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013.

Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena :
1. Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan.
2. Lolos Uji Kompetensi.
3. Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR.
4. Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional

Kami siap melayani secara Profesional.
SIPOP : 010/SIPOP/33.11/XI/2017

Konsultasi gratis : 081327721518

Recent Post

Konsultasi Gratis

Silahkan hubungi kami di nomor berikut: 

081327721518