Setelah sukses di Paris, Pavlo Bal terus menunjukkan prestasi. Atlet yang kehilangan kedua kakinya ini berhasil meraih medali perunggu di Kejuaraan Dunia Zurich. Prestasi ini semakin memacu semangatnya.
Kini, Pavlo fokus mempersiapkan Paralimpiade Musim Dingin di Italia. “Ini kehormatan besar,” ujarnya dengan semangat. Meski menggunakan kursi roda, ia berlatih dengan tekun. Bagi Pavlo, setiap medali memiliki makna khusus. “Kami ingin buktikan penyandang disabilitas bisa berprestasi,” tegasnya. Terutama di tengah situasi sulit yang dialami negaranya.
Di tengah kesibukannya berlatih, Pavlo tak lupa membantu atlet disabilitas lainnya. Ia mendirikan program pelatihan gratis di kampung halamannya. “Aku ingin berbagi pengalaman dan semangatku,” ujarnya. Program ini telah membantu puluhan penyandang disabilitas di Ukraina menemukan bakat olahraga mereka.
Pavlo juga memperkenalkan metode latihan khusus untuk atlet tanpa kaki seperti dirinya. “Kami mengembangkan teknik khusus untuk mengoptimalkan kekuatan tubuh bagian atas,” jelasnya. Melalui yayasannya, ia menyediakan peralatan adaptif bagi mereka yang tidak mampu membelinya. “Setiap atlet berhak mendapat kesempatan yang sama,” tandas Pavlo yang kini menjadi pelopor olahraga inklusif di Ukraina.
===
Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan/Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP) Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013. Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena
- Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan
- Lolos Uji Kompetensi
- Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR
- Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional





