Penyandang Disabilitas di Gaza Hadapi Pandemi Disabilitas Akibat Perang Kisah Penyandang Disabilitas di Gaza yang Bertahan dalam Kondisi Memprihatinkan

Penyandang disabilitas di Gaza menghadapi kondisi yang semakin memprihatinkan akibat konflik berkepanjangan yang merusak fasilitas kesehatan, membatasi akses terhadap alat bantu, serta menyulitkan pemenuhan kebutuhan dasar. Situasi ini disebut sebagai pandemi disabilitas oleh Komisaris Jenderal UNRWA, Philippe Lazzarini, karena semakin banyak warga mengalami disabilitas akibat konflik. Perempuan dan anak-anak menjadi kelompok paling rentan karena menghadapi keterbatasan mobilitas, minimnya layanan kesehatan, serta meningkatnya risiko kekurangan gizi. Berbagai organisasi internasional, termasuk UNRWA, PBB, WHO, dan ICRC, terus menyerukan peningkatan bantuan kemanusiaan serta perlindungan terhadap hak-hak penyandang disabilitas agar mereka dapat memperoleh layanan kesehatan, bantuan, dan kehidupan yang lebih layak.

=====

Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan / Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP).
Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013.

Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena :
1. Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan.
2. Lolos Uji Kompetensi.
3. Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR.
4. Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional

Kami siap melayani secara Profesional.
SIPOP : 010/SIPOP/33.11/XI/2017

Konsultasi gratis : 081327721518