Perjalanan Hidup Masoumeh Farkhunde
Perjalanan hidup Masoumeh Farkhunde dimulai sejak usia balita. Saat bermain dengan teman-temannya, ia menyadari bahwa dirinya berbeda karena tidak memiliki tangan. Rasa sedih itu terobati oleh pelukan sang ibu, yang kemudian menjadi guru pertamanya dalam menulis dengan kaki.
Dari Pendidikan hingga Passion Seni
Dengan semangat pantang menyerah, Masoumeh berhasil menempuh pendidikan di sekolah umum hingga universitas, mengambil jurusan akuntansi. Namun, ia menemukan passion sejatinya dalam dunia seni. Ia belajar desain grafis dan kaligrafi secara otodidak melalui internet, membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukanlah hambatan untuk berkembang.
Mendirikan Perusahaan Desain Grafis
Tekad dan keterampilan yang diasahnya mengantarkan Masoumeh untuk mendirikan perusahaan desain grafis sendiri. Kisah ini menunjukkan bahwa perjalanan hidup Masoumeh Farkhunde bukan sekadar tentang perjuangan pribadi, tetapi juga tentang bagaimana mengubah keterbatasan menjadi kekuatan untuk memberi inspirasi bagi banyak orang.
===
Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan/Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP) Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013. Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena
- Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan
- Lolos Uji Kompetensi
- Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR
- Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional





