Pada tahun 2013, Shalini mengalami demam yang awalnya diduga oleh dokter sebagai demam berdarah. Namun, penyebab sebenarnya adalah infeksi bakteri langka, Rickettsial, yang hampir merenggut nyawanya. Gangren menyerang dan menyebabkan tangan kirinya harus diamputasi. Meskipun tangan kanannya tidak perlu diamputasi, kondisinya memburuk dan menjadi tidak berfungsi. Tragedi semakin dalam ketika Shalini, yang sedang hamil, harus kehilangan bayinya. Namun, Shalini tetap bertahan hidup dan berjuang menghadapi cobaan hidupnya yang luar biasa.
===
Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan/Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP) Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013. Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena
- Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan
- Lolos Uji Kompetensi
- Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR
- Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional





