Perjalanan Phongsakorn Paeyo di dunia olahraga dimulai pada usia 13 tahun, tiga tahun setelah ia kehilangan kedua kakinya dalam kecelakaan kereta api yang mengubah hidupnya. Saat itu, pelatih Sakon Thapsombat memperkenalkannya pada balap kursi roda – olahraga yang akan menjadi jalan hidupnya.
Dengan semangat belajar yang luar biasa, anak yang harus beradaptasi dengan kursi roda ini hanya membutuhkan waktu satu bulan latihan intensif sebelum mampu bersaing di Pesta Olahraga Pelajar Nasional 2009. Sungguh luar biasa, di kompetisi pertamanya itu ia langsung meraih medali perunggu di nomor 100m dan 400m – bukti nyata bakat alami dan tekad baja yang lahir dari keterbatasannya.
“Kursi roda bukanlah hambatan, tapi kendaraan menuju impian,” ujar Phongsakorn tentang passion baru yang ditemukannya. Prestasi awal ini menjadi fondasi bagi karir gemilangnya sebagai atlet paralimpiade dunia.
=====
Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan / Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP).
Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013.
Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena :
1. Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan.
2. Lolos Uji Kompetensi.
3. Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR.
4. Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional
Kami siap melayani secara Profesional.
SIPOP : 010/SIPOP/33.11/XI/2017
Konsultasi gratis : 081327721518





