Phyllis Lumley menjadi sorotan dunia setelah kisahnya membesarkan tujuh anak tanpa bantuan kedua lengan tersebar di media. Dalam wawancara tahun 1954, Phyllis menceritakan bahwa ia berlatih merawat bayi dengan boneka sebelum anak pertamanya lahir. Ia menolak membiarkan disabilitasnya mendefinisikan hidupnya dan tetap mandiri. Tindakannya yang penuh keterampilan, seperti mengancingkan sweter dan menyisir rambut anak-anaknya dengan kaki, menjadi bukti bahwa ketekunan dan cinta seorang ibu tidak mengenal batas.
===
Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan/Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP) Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013. Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena
- Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan
- Lolos Uji Kompetensi
- Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR
- Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional





