Markus Rehm dikenal luas sebagai atlet paralimpik asal Jerman yang menorehkan prestasi luar biasa dalam dunia lompat jauh. Dijuluki “The Blade Jumper”, Rehm telah membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukanlah hambatan untuk meraih mimpi dan menginspirasi jutaan orang di seluruh dunia.
Perjalanan Markus Rehm Menuju Puncak Dunia
Lahir pada tahun 1988, Markus Rehm mengalami amputasi kaki kanan akibat kecelakaan saat berusia 14 tahun. Namun, tekadnya untuk tetap aktif di dunia olahraga membawanya pada atletik, khususnya cabang lompat jauh. Pada 4 Juni 2021, ia mencetak rekor dunia dengan lompatan sejauh 8,62 meter di Berlin—melampaui banyak atlet non-difabel dan memecahkan batasan yang selama ini dianggap mustahil.
Dominasi Markus Rehm di Panggung Internasional
Tak hanya itu, Markus Rehm meraih medali emas di tiga Paralimpiade berturut-turut:
- Paralimpiade London 2012
- Paralimpiade Rio 2016
- Paralimpiade Tokyo 2020
Ia juga menyabet gelar juara dunia pada 2013, 2015, 2017, 2019, dan 2023, membuktikan bahwa ia bukan sekadar atlet, melainkan simbol konsistensi dan ketangguhan.
“Kekuatan sejati bukan dari kaki saya, tapi dari semangat saya.” – Markus Rehm
Inspirasi yang Tak Pernah Padam
Kisah hidup Markus Rehm telah menjadi inspirasi global, terutama bagi penyandang disabilitas dan atlet muda. Ia sering diundang menjadi pembicara motivasi dan aktif berbagi pengalaman di berbagai ajang internasional, termasuk melalui Paralympic.org.
===
Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan/Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP) Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013. Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena
- Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan
- Lolos Uji Kompetensi
- Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR
- Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional





