Sara Hinesley merupakan seorang penyandang disabilitas yang tidak mempunyai jari pada kedua tangannya. Meskipun demikian bukan berarti kekurangan yang dimilikinya membuat patah semangat. Bocah berusia 10 tahun ini bersekolah di St. John Regional Catholic Schooldi Frederick. Ia lahir di China, tetapi dibesarkan oleh keluarga di Amerika Serikat.

Sara Hinesley tak berbeda dengan siswa lainnya, ia pun mempunyai kebiasaan yang sama pada umumnya.  Masa kecilnya pun dengan kebahagiaan. Ia sering menghabiskan waktu bersama kakak perempuan yang bernama Veronica.

Tak memiliki jari, tidak juga menjadi penghalang dalam belajar. Bahkan baru-baru ini memenangkan Noicholas Maxim Award dalam kontes Tulisan tangan Nasional Zaner-Bloser 2019. Penghargaan ini di tunjukkan kepada anak-anak  berkebutuhan khusus.

“Saya mencoba mencari solusi yang bisa dilakukan dan mencoba yang terbaik untuk membuatnya bekerja. Aku hanya berusaha sekuat tenaga dan fokus, dan inilah yang terjadi, ”katanya.

Atas keberhasilannya menjadi juara, ia mendapat hadiah uang senilai 500 dollar atau sekitar Rp 7 juta. Namun, dia belum memutuskan apa yang akan dilakukannya dengan uang tersebut. Ia berharap anak-anak penyandang disabilitas lainnya akan terinspirasi oleh kisahnya itu.

=====

Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan / Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP).
Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013.

Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena :
1. Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan.
2. Lolos Uji Kompetensi.
3. Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR.
4. Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional

Kami siap melayani secara Profesional.
SIPOP : 010/SIPOP/33.11/XI/2017

Konsultasi gratis : 081327721518

Open chat