Meski kedua tangan hilang, Hatib, pria di Desa Kujangsari, Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak, Banten, tidak patah arang. Dia gunakan kaki dan memodifikasi cangkul untuk berkebun, agar dapat menghidupi anak istrinya. Untuk menghidupi istri serta kedua anaknya yang sekolah, Hatib semangat menanam pisang, sayuran serta buah lainnya yang bisa menghasilkan uang.

Sejak tahun 2017 Hatib mulai berkebun, setelah mengalami kecelakaan kerja yang menyebabkan kedua tangannya diamputasi. Tahun 2015 Hatib kecelakaan kerja, kesetrum. Tangan dan badannya kena setrum juga. Tadinya Hatib tidak mau diamputasi. Tapi semakin hari semakin membusuk. Akhirnya diamputasi.

Hatib mengatakan, usai kedua tangannya diamputasi, tidak lantas membuat dirinya menggantungkan kepada orang lain. Dia tidak berharap banyak kepada pihak mana pun, dan hanya ingin meningkatkan produktivitas perkebunannya.

ipoedkakipalsu.com

Open chat