Shaun Whiter, seorang penyandang disabilitas dengan amputasi pada kedua kaki, kini dapat kembali menikmati aktivitas di dalam air. Ia mendapatkan kaki palsu untuk berenang yang dirancang khusus agar dapat digunakan di kolam renang maupun pantai.
Sebelumnya, Shaun merupakan pemain sepak bola muda. Namun, kehidupannya berubah setelah mengalami kecelakaan tabrak lari pada Juli 2016. Kecelakaan tersebut menyebabkan Shaun kehilangan kedua kakinya.
Mendapat Kaki Palsu Khusus untuk Aktivitas Air
Setelah menjalani proses rehabilitasi, Shaun mendapatkan kaki palsu khusus dari Pace Rehabilitation. Prostetik tersebut memiliki bagian kaki yang dapat disesuaikan untuk digunakan di dalam air.
Kaki palsu ini dirancang untuk membantu Shaun bergerak dengan lebih mudah saat berada di sekitar kolam renang maupun pantai. Teknologi tersebut juga memberinya kesempatan untuk kembali melakukan berbagai aktivitas air yang sebelumnya sulit dilakukan.
Shaun Menguji Prototipe di Kolam Renang
Selama menjalani rehabilitasi, Shaun sempat mencoba prototipe kaki palsunya di kolam renang. Pengujian tersebut dilakukan untuk memastikan perangkat dapat digunakan dengan baik di dalam air.
Setelah melalui proses pengembangan, kaki palsu khusus tersebut akhirnya selesai diproduksi. Shaun berencana menggunakannya dalam perjalanan liburan ke Cornwall dan Karibia.
Ia juga berharap dapat menikmati aktivitas seperti berenang dan snorkeling bersama teman serta keluarganya.
Kaki Palsu Membantu Shaun Kembali Berenang
Shaun menyambut positif kehadiran kaki palsu barunya. Menurutnya, perangkat tersebut memberikan kesempatan untuk bergerak lebih mudah di kolam renang dan pantai.
Ia juga mengatakan bahwa bantuan sirip pada kaki palsu tersebut membuatnya lebih mudah mengikuti teman dan keluarga saat berenang, snorkeling, maupun bodyboarding.
Bagi Shaun, kaki palsu untuk berenang bukan hanya alat bantu mobilitas. Perangkat tersebut juga membuka kesempatan untuk kembali menikmati aktivitas rekreasi yang ia sukai.
Teknologi Prostetik Mendukung Aktivitas Penyandang Disabilitas
Kisah Shaun menunjukkan bagaimana perkembangan teknologi prostetik dapat membantu penyandang disabilitas menjalani berbagai aktivitas.
Kaki palsu tidak hanya digunakan untuk membantu seseorang berjalan. Dengan desain dan teknologi yang tepat, prostetik juga dapat dikembangkan untuk mendukung aktivitas tertentu, termasuk olahraga dan kegiatan di dalam air.
Bagi Shaun, kaki palsu khusus ini menjadi bagian penting dari proses rehabilitasinya. Ia kini dapat kembali menikmati waktu di kolam renang dan pantai bersama orang-orang terdekatnya.
Kesempatan untuk Kembali Aktif
Kehadiran kaki palsu khusus memberikan Shaun kesempatan untuk kembali melakukan aktivitas yang sebelumnya ia nikmati. Dengan dukungan teknologi prostetik dan proses rehabilitasi, ia dapat menjalani kegiatan di air dengan lebih percaya diri.
Kisah ini menjadi contoh bahwa perkembangan prostetik dapat membuka lebih banyak peluang bagi penyandang disabilitas untuk tetap aktif dan menikmati berbagai aktivitas.
=====
Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan / Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP).
Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013.
Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena :
1. Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan.
2. Lolos Uji Kompetensi.
3. Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR.
4. Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional
Kami siap melayani secara Profesional.
SIPOP : 010/SIPOP/33.11/XI/2017
Konsultasi gratis : 081327721518
