Sudha Chandran: Perjalanan Panjang Pemulihan dan Adaptasi

Setelah amputasi, Sudha Chandran menghabiskan hampir dua tahun untuk belajar berjalan dengan kaki palsu. Prostetik yang tersedia saat itu masih sangat dasar dan tidak nyaman digunakan. Ia harus menjalani terapi fisik yang menyakitkan dan latihan berulang-ulang. Ibunya menjadi pendukung utama, selalu mendampingi setiap sesi terapi. Dokter Dr. P. K. Sethi dari Jaipur meranckan kaki palsu khusus untuknya yang lebih ringan dan fleksibel. Proses adaptasi ini membutuhkan tekad baja – seringkali kakinya yang diamputasi berdarah karena gesekan dengan prostetik. Namun, Sudha Chandran perlahan mulai bisa berjalan tanpa bantuan, bahkan menemukan cara untuk menari kembali. Setiap langkah kecil dalam pemulihannya adalah kemenangan atas keterbatasan fisiknya.

=====

Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan / Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP).
Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013.

Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena :
1. Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan.
2. Lolos Uji Kompetensi.
3. Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR.
4. Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional

Kami siap melayani secara Profesional.
SIPOP : 010/SIPOP/33.11/XI/2017

Konsultasi gratis : 081327721518

Recent Post

Konsultasi Gratis

Silahkan hubungi kami di nomor berikut: 

081327721518