Usaha kuliner yang diinisiasi Forum Empatia Disabilitas Kabupaten Klaten ini memberi ruang bagi penyandang difabel. Khususnya di Desa Tibayan untuk lepas dari krisis ekonomi yang merupakan dampak pandemi. Dengan modal usaha melalui corporate social responsibility (CSR) dari sejumlah pihak yang turut mendukung kemandirian ekonomi penyandang disabilitas.
Warung angkringan ini menempati lahan milik Pemerintah Desa Tibayan, tepat di samping balai desa setempat. Selayaknya angkringan pada umumnya, Warung Angkringan Disabilitas Desa Tibayan menyediakan berbagai macam menu khas angkringan seperti nasi bandeng hingga wedang jahe.
Pembina Forum Empatia Disabilitas Kabupaten Klaten, Wisnu Satoto mengatakan ide awal dibukanya warung angkringan ini berangkat dari keprihatinan forum atas kondisi yang melanda warga penyandang disabilitas saat pandemi Covid-19 melanda. Keberadaan warung angkringan ini menjadi sarana para penyandang disabilitas untuk bangkit setelah diterpa krisis ekonomi….
“Warung ini diharapkan menjadi sarana bagi rekan-rekan difabel untuk lebih mandiri secara ekonomi meski memiliki keterbatasan,” ungkapnya saat launching Warung Angkringan Disabilitas Desa Tibayan.
===
Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan / Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP). Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013. Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena :
1.Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan.
2.Lolos Uji Kompetensi.
3.Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR.
4.Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional
Kami siap melayani secara Profesional.
SIPOP : 010/SIPOP/33.11/XI/2017
Konsultasi gratis : 081327721518





