Kisah Wiwin Adri Raih Emas

Peraih medali emas ASEAN Para Games 2022 cabang olahraga bulu tangkis sektor kursi roda (WH2), Wiwin Adri, punya cerita cukup nahas soal kondisi kakinya. Pada tahun 2011, Wiwin Adri mengalami kecelakaan motor. Kaki kanannya harus diamputasi. Hidupnya gelap, tak punya pandangan ke depan, pasrah dengan keadaan. Hingga pindah ke Jakarta mengubah hidupnya. “Semenjak saya habis kecelakaan saya tinggal di Jakarta,” kata Wiwin Adri

Sejak kepindahannnya itu, dia mengenal olahraga bulu tangkis kursi roda (wheelchair). Wiwin Adri menemukan jalan baru untuknya, National Paralympic Committee (NPC) menjadi wadah baru baginya. “Nah, di sanalah saya bertemu dengan teman-teman yang disabilitas.” “Dari sana saya melihat peluang bahwa kekurangan ini tidak membatasi untuk mengharumkan Indonesia,” ungkap pria kelahiran Desa Tihang, Kota Baturaja, Sumatera Selatan.

Semangatnya kembali tumbuh, masa depan dia tatap dengan berani, bukan lagi jadi masalah menggunakan kursi roda. Bagi dia, selama tangan kiri memegangi kursi roda, tangan kanan genggam raket, dia berani menatap dunia. “Tetap semangat walaupun tidak memiliki organ tubuh yang sempurna,” kata dia tegas.

Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan / Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP). Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013. Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena :

1.Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan.
2.Lolos Uji Kompetensi.
3.Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR.
4.Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional.



Recent Post

Konsultasi Gratis

Silahkan hubungi kami di nomor berikut: 

081327721518