Keterbatasan bukan halangan untuk berprestasi di Paralimpiade Tokyo 2020. Meski tak memiliki dua tangan, atlet 30 tahun ini sukses meraih medali emas dan memecahkan rekor dunia.Pada Paralimpiade Tokyo 2020, Zheng tak cuma meraih satu medali emas, bahkan empat. Itu direngkuhnya di nomor 50 meter gaya kupu-kupu S5, 50 meter gaya punggung S5, 50 meter gaya bebas S5, dan 4×50 meter beregu relay.
Zheng memiliki kekuatan pada kakinya. Ketika berlomba di air, ia mampu mendorong tubuhnya sekencang mungkin dengan kecepatan luar biasa untuk menjauh dari rival-rivalnya.
Itulah juga menjadi kunci dirinya memecahkan rekor dunianya sendiri di nomor gaya punggung. Catatan waktunya di Paralimpiade Tokyo 2020 pada nomor itu adalah 31,42 detik.Tidak cuma di gaya punggung. Zheng Tao juga membuat China bangga dengan prestasinya di nomor gaya bebas karena itu menjadi rekor Paralimpiade baru yang mewakili medali emas ke-500 China sejak Paralimpiade 1984.
===
Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan / Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP). Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013. Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena :
1.Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan.
2.Lolos Uji Kompetensi.
3.Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR.
4.Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional





