Lahir Tanpa Tangan dan Kaki, Zuly Sanguino Buktikan Tidak Ada Batas

Zuly Sanguino Tanpa Tangan dan Kaki Buktikan Tidak Ada Batas

Zuly Sanguino tanpa tangan dan kaki menjadi inspirasi dunia melalui semangat, bakat, dan ketekunannya. Lahir di Bogota, Kolombia, dengan kondisi tetra-amelia syndrome, ia berhasil membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukan penghalang untuk meraih prestasi. Kini, Zuly dikenal sebagai seniman sekaligus pembicara motivasi yang menginspirasi banyak orang.

Lahir dengan Tetra-Amelia Syndrome

Zuly Sanguino lahir dengan tetra-amelia syndrome, yaitu kelainan genetik langka yang menyebabkan seseorang lahir tanpa keempat anggota tubuh. Meski kondisi tersebut sangat langka, Zuly mampu menjalani kehidupan dengan penuh semangat.

Selain itu, ia selalu meyakini bahwa keterbatasan hanya menjadi penghalang jika seseorang berhenti berusaha. Prinsip tersebut menjadi kekuatan yang membawanya terus berkembang.

Zuly Sanguino Tanpa Tangan dan Kaki Mengembangkan Bakat Seni

Sejak berusia empat tahun, Zuly mulai mengenal dunia seni lukis. Ia melukis menggunakan kuas yang dipegang dengan mulut atau dijepit di antara dagu dan lengannya.

Selanjutnya, ia terus mengasah kemampuannya hingga menghasilkan berbagai karya bergambar hewan dan bunga. Bahkan, satu lukisan kecil dapat diselesaikan dalam waktu sekitar satu minggu karena membutuhkan ketelitian tinggi.

Menghadapi Tantangan Sejak Kecil

Perjalanan hidup Zuly tidak selalu mudah. Ayahnya meninggal saat ia masih berusia dua tahun sehingga ia tumbuh bersama ibu dan saudara-saudaranya.

Di sisi lain, ia juga mengalami perundungan saat bersekolah. Beberapa teman mengejek kondisinya sehingga sempat membuatnya kehilangan rasa percaya diri.

Meski demikian, dukungan dari sang ibu membantunya memahami bahwa dirinya memiliki nilai yang sama seperti orang lain. Dorongan tersebut menjadi motivasi untuk terus melangkah.

Bangkit dan Menemukan Tujuan Hidup

Saat remaja, Zuly menghadapi masa yang sangat berat. Namun, ia berhasil bangkit berkat dukungan keluarga dan lingkungan sekitarnya.

Pada usia 18 tahun, ia melanjutkan pendidikan di sekolah seni. Selain mengembangkan bakat melukis, ia mulai berbicara di berbagai komunitas untuk membagikan pengalaman hidupnya.

Menjadi Inspirasi Melalui Seni dan Motivasi

Kini, Zuly dikenal sebagai pembicara motivasi sekaligus pelukis yang tergabung dalam Association of Mouth and Foot Painting Artists. Ia juga pernah menjadi pembicara pada acara My Voice My Nation di Malaysia pada tahun 2019.

Selain berkarya, Zuly terus menyampaikan pesan bahwa keterbatasan fisik tidak boleh menghalangi seseorang untuk meraih impian. Melalui setiap lukisan dan kisah hidupnya, ia menginspirasi banyak orang agar tetap percaya pada kemampuan diri sendiri.

=====

Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan / Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP).
Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013.

Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena :
1. Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan.
2. Lolos Uji Kompetensi.
3. Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR.
4. Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional

Kami siap melayani secara Profesional.
SIPOP : 010/SIPOP/33.11/XI/2017

Konsultasi gratis : 081327721518