Nurmala terlahir sebagai seorang disabilitas. Namun dengan kondisinya seperti itu, wanita kelahiran 42 tahun silam ini tak pernah mengeluh menjalani kehidupannya. Bahkan warga Jalan Pendidikan Desa Seirotan, Kecamatan Percut Seituan, ini banyak menoreh prestasi sebagai atlet di bidang olahraga Atletik. Berkat motivasi dan kegigihannya, ibu dua anak ini banyak meraih medali emas dari beberapa ajang bergengsi. Kenyataan hidupnya itulah yang membuat ia mengajak teman-teman disabilitas untuk selalu percaya diri dan terus berkarya.
Kegemaran Nurmala pada olahraga sudah melekat sedari usia dini. Sejak masih mengenyam bangku sekolah dasar hingga menamatkan SMA, Nurmala rutin latihan lari dan mengikuti berbagai event maraton. Nurmala kecil yang suka berlari ini pun tak peduli dengan keadaan tangannya yang tak sempurna sejak lahir. Ia tak tahu wadah yang khusus menghimpun para tunadaksa. Sampai suatu saat ia diajak seorang temannya untuk bergabung dengan Badan Pembina Olahraga Cacat (BPOC) pada tahun 1996, yang kini berganti nama menjadi National Paralympic Committee (NPC).
===
Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan / Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP). Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013. Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena :
1.Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan.
2.Lolos Uji Kompetensi.
3.Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR.
4.Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional
Kami siap melayani secara Profesional.
SIPOP : 010/SIPOP/33.11/XI/2017
Konsultasi gratis : 081327721518





