Cindy Ouellet, seorang atlet bola basket paralimpiade yang terkenal, membuktikan ketidakmampuan fisik tidak menghalangi seseorang untuk meraih kesuksesan dalam olahraga. Ouellet, yang lahir tanpa kaki, telah menjadi salah satu atlet bola basket terbaik di dunia.
Sebagai seorang anak, Cindy Ouellet tumbuh dengan bermacam-macam hambatan, termasuk pengidap difabel akibat kelainan bawaan yang menyebabkan ia tidak memiliki kaki. Meskipun begitu, ia tidak membiarkan hal itu menghalanginya untuk mengejar mimpinya sebagai atlet bola basket. Sejak usia 11 tahun, Ouellet mulai berlatih bola basket dan berkompetisi di berbagai turnamen lokal.
Pada 2010, Ouellet bergabung dengan tim nasional Kanada untuk para atlet difabel dan mulai mempersiapkan diri untuk berkompetisi di Paralimpiade. Pada Paralimpiade 2012, ia membantu timnya meraih perunggu dan pada Paralimpiade 2016, ia menjadi kapten dan membawa Kanada meraih perak.
Selain itu, Ouellet juga telah meraih sejumlah penghargaan atas keberhasilannya sebagai atlet bola basket paralimpiade, termasuk Penghargaan Atlet Terbaik pada tahun 2016 dari Asosiasi Atlet Difabel Kanada.
Meskipun ia mengalami banyak tantangan dan rintangan dalam hidupnya, Cindy Ouellet telah membuktikan bahwa dengan tekad dan kerja keras, tidak ada yang tidak mungkin. Ia adalah teladan bagi banyak orang, terutama bagi para atlet muda yang mungkin menghadapi rintangan dalam hidup mereka.
Dalam sebuah wawancara, Ouellet menyatakan bahwa ia berharap dapat menginspirasi orang untuk mengejar impian mereka, terlepas dari hambatan apa pun yang mungkin mereka hadapi. Ia mengatakan bahwa ia ingin menjadi contoh bagi para atlet muda yang ingin menjadi seperti dirinya.
Dengan keberhasilannya sebagai atlet bola basket paralimpiade dan semangatnya yang tidak kenal lelah, Cindy Ouellet telah membuktikan bahwa keberhasilan tidak terbatas pada orang yang lahir dalam kondisi sempurna saja. Ia menunjukkan bahwa dengan tekad dan semangat juang yang kuat, siapa pun dapat meraih kesuksesan dalam hidupnya.
===
Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan / Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP). Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013. Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena :
1.Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan.
2.Lolos Uji Kompetensi.
3.Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR.
4.Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional
Kami siap melayani secara Profesional.
SIPOP : 010/SIPOP/33.11/XI/2017
Konsultasi gratis : 081327721518





