Paralimpiade Olahraga Untuk Para Penyandang Disabilitas

Sejarah Paralimpiade

Paralimpiade resmi pertama diadakan di Roma, Italia, pada tahun 1960. Saat itu, acara ini menampilkan 400 atlet dari 23 negara yang berkompetisi dalam delapan cabang olahraga: panahan, atletik, snooker, renang, tenis meja, anggar kursi roda, dan bola basket kursi roda.

Nama dan Evolusi

Awalnya, acara ini dikenal dengan nama-nama seperti “Olimpiade untuk Penyandang Cacat Fisik” dan “Pertandingan Internasional untuk Penyandang Cacat”. Sejak 1988, nama resmi “Paralimpiade” mulai digunakan.

Hubungan dengan Olimpiade

Meski selalu ada hubungan erat antara Olimpiade dan Paralimpiade, kesepakatan pada tahun 2001 antara IOC dan Komite Paralimpiade Internasional (IPC) menetapkan bahwa mulai 2012, kota tuan rumah Olimpiade juga harus menjadi tuan rumah Paralimpiade.

Paralimpiade Musim Dingin

Paralimpiade Musim Dingin pertama diadakan di Örnsköldsvik, Swedia, pada tahun 1976, 16 tahun setelah Paralimpiade Musim Panas pertama. Acara ini melibatkan 16 negara dan 53 atlet, dengan kompetisi untuk atlet cacat visual dan amputasi, serta acara demonstrasi balap kereta luncur es. Jerman Barat meraih medali terbanyak.

===

Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan/Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP) Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013. Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena

1.Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan

2. Lolos Uji Kompetensi

3. Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR

4. Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional

Recent Post

Konsultasi Gratis

Silahkan hubungi kami di nomor berikut: 

081327721518