Hamza Güleç, 17 tahun, kehilangan kedua kakinya karena penyakit saat kecil, namun terus berlatih lari meski tidak memiliki prostetik kaki yang sesuai. Mimpinya adalah berlari cepat seperti Usain Bolt, namun biaya prostetik kaki khusus sekitar 250.000 TL menjadi hambatan. Wali Kota Zeytinburnu, Murat Aydın, meluncurkan kampanye untuk mengumpulkan dana membeli prostetik kaki untuk Hamza, memberikan harapan agar Hamza bisa berkompetisi di Olimpiade Paralimpik dan mewakili Turki. Aydın memuji Hamza sebagai contoh inspiratif bagi anak muda.
===
Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan/Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP) Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013. Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena
- Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan
- Lolos Uji Kompetensi
- Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR
- Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional





