Di sebuah rumah sederhana di Lubuklinggau, Sumatera Selatan, Mila Purnama Sari memulai rutinitas paginya dengan membuka gawai dan berlatih catur daring di chess.com. Gadis penyandang disabilitas sejak lahir ini tak menyangka hobi bermain caturnya akan mengantarkannya menjadi atlet nasional dengan 12 medali. “Allah SWT maha adil, ternyata ini jalan hidup yang membuatku bersyukur,” ujar Mila yang pertama kali meraih emas di Peparprov 2019 dan memborong tiga medali di Peparnas Papua 2021.
Perjalanan Mila tentu tidak mudah. Sejak kecil ia kerap menghadapi keterbatasan fisik yang membuatnya harus beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Namun, semangatnya dalam mengasah kemampuan catur tak pernah surut. Dengan tekun, ia memanfaatkan teknologi dan latihan rutin daring untuk terus meningkatkan strategi serta daya pikirnya. Dari situlah, bakat besarnya mulai terlihat dan menarik perhatian pelatih daerah.
Lebih jauh lagi, dukungan keluarga dan komunitas olahraga disabilitas menjadi kekuatan utama bagi Mila. Setiap kemenangan yang ia raih selalu ia persembahkan untuk orang-orang terdekat yang tak pernah berhenti menyemangati. Kini, Mila bercita-cita untuk mengharumkan nama Indonesia di ajang internasional. Baginya, catur bukan hanya permainan, melainkan jalan hidup yang membawanya pada arti syukur, perjuangan, dan kebanggaan.
===
Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan/Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP) Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013. Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena
- Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan
- Lolos Uji Kompetensi
- Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR
- Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional





