Di luar gemilang prestasi olahraganya, Phongsakorn Paeyo – yang kehilangan kedua kakinya sejak kecil – telah tumbuh menjadi sosok panutan bagi generasi muda, khususnya penyandang disabilitas. Dengan semangat pantang menyerah, atlet balap kursi roda ini aktif membagikan kisah hidupnya melalui berbagai program sosial dan media.
“Keterbatasan fisik bukanlah batas kemampuan,” tekannya dalam setiap kesempatan. Pesan positifnya telah menyentuh banyak anak muda difabel, memberi mereka keberanian untuk mengejar mimpi. Phongsakorn rutin mengunjungi sekolah-sekolah dan pusat rehabilitasi, membawa semangat bahwa disabilitas bukan halangan untuk meraih kesuksesan.
Dari seorang anak yang kehilangan kedua kakinya, Phongsakorn Paeyo kini menjelma menjadi bukti hidup bahwa keterbatasan fisik justru bisa menjadi awal kisah inspiratif. Perjalanan hidupnya terus mengajarkan nilai-nilai ketangguhan dan optimisme kepada generasi penerus bangsa.
=====
Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan / Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP).
Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013.
Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena :
1. Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan.
2. Lolos Uji Kompetensi.
3. Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR.
4. Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional
Kami siap melayani secara Profesional.
SIPOP : 010/SIPOP/33.11/XI/2017
Konsultasi gratis : 081327721518


