Bang Dzoel Fotografer Tanpa Tangan & Kaki

Bang Dzoel fotografer tanpa tangan & kaki. Memiliki keterbatasan, seharusnya memang tak dijadikan sebagai alasan seseorang untuk berhenti berkarya. Hal tersebut juga yang dilakukan oleh seorang fotografer ternama, Achmad Dzulkarnain. Di tengah keterbatasan fisiknya, pria yang akrab disapa Bang Dzoel ini berhasil menunjukkan kemampuannya kepada dunia.

Bang Dzoel bukanlah seorang fotografer biasa. Ia lahir dengan kondisi tangan dan kaki yang tidak sempurna. Akan tetapi, ia mampu membuktikan kemampuannya di tengah keterbatasan yang dimiliki

Ahmad Dzulkarnain atau Bang Dzoel, merupakan seorang fotografer ternama asal Banyuwangi. Di kalangan fotografer Indonesia, sosoknya rupanya sudah tidak asing lagi. Ia banyak dikagumi. Selain karyanya yang mendunia, usaha serta kerja kerasnya untuk menggeluti dunia fotografi tanpa tangan dan kaki (difabel) sempurna menjadi inspirasi banyak orang. Bang Dzoel memulai karirnya sebagai fotografer dengan bekerja di warung internet yang juga menyediakan jasa foto. Kemudian, ia mulai menemukan minat dan bakatnya disitu. Hingga akhirnya ia memutuskan membeli kameranya sendiri, dan berhasil membuktikan bahwa karyanya tidak dapat diremehkan.

Meski memiliki tangan dan kaki yang tidak sempurna, Dzoel tak terlihat kesulitan untuk mengoperasikan kamera. Ia bisa memegang kamera dengan cara menempelkannya ke wajah. Kemudian, untuk menekan tombol shutter Dzoel memakai kulit di ujung lengannya.

Menariknya, hasil jepretan Dzoel tak main-main. Di tengah keterbatasannya itu, Dzoel mampu menghasilkan foto berkualitas yang diakui kualitasnya. Setelah mengenal media sosial, Dzul pun mulai membagikan hasil jepretannya lewat Instagram. Dari situlah ia dan karyanya mulai dikenal oleh banyak orang. Hingga akhirnya, ia berkesempatan mendapatkan beasiswa untuk belajar tentang fotografi lebih lanjut.

kecintaan Dzoel terhadap fotografi ternyata sempat mengancam keselamatannya. Ia mengaku pernah terjatuh dari tebing ketika hendak memotret air terjun. Namun, hal itu rupanya tak membuatnya takut dan menyerah. Ia bahkan diketahui belajar untuk menyelam, agar bisa mengambil gambar di dasar laut.

Kisah perjalanan karier Dzoel tak selalu mulus. Ia kerap menerima perlakuan kurang menyenangkan karena kekurangan fisiknya. Ia bahkan mengatakan, bahwa dirinya sempat ingin mengakhiri hidupnya saat masih berusia 13 tahun.  Namun, kini kondisi itu berubah. Saat ini, kondisi dan kemampuan Dzoel telah diakui banyak orang.

=====

Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan / Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP).

Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013.

Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena :

1. Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan.

2. Lolos Uji Kompetensi.

3. Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR.

4. Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional

Kami siap melayani secara Profesional.

SIPOP : 010/SIPOP/33.11/XI/2017

Konsultasi gratis : 081327721518

ipoedkakipalsu.com

Recent Post

Konsultasi Gratis

Silahkan hubungi kami di nomor berikut: 

081327721518