Yin gadis berkaki satu, wakili kompetisi tari internasional. Kita mungkin tak akan sanggup membayangkan bagaimana jika harus hidup dengan satu kaki. Apalagi jika hal tersebut harus kita lalui di usia muda. Namun, gadis asal Taiwan ini melewatinya dengan begitu tabah, bahkan ia menunjukkan bahwa orang cacat juga bisa hidup normal. Seorang gadis bernama Yin harus kehilangan satu kakinya setelah mengalami sebuah kecelakaan.
Kecelakaan itu terjadi saat ia tengah menyeberang jalan seperti biasa dalam perjalanannya dari Xinzhuang ke Taoyuan. Yin telah melangkah di jalan itu dan bersiap menyeberang. Tiba-tiba sebuah bus melaju kencang ke arahnya hingga membuat dia hampir tertabrak. Yin memang berhasil menghindar dari bus itu, tapi tidak dengan sebelah kakinya. Seketika kaki kiri Yin pun dihancurkan oleh bus yang melaju kencang dalam kecelakaan itu.
Gadis muda itu masih cukup beruntung karena saat itu ada pejalan kaki lain yang melihat peristiwa kecelakaan yang ia alami. Pejalan kaki itu pun segera membantu Yin dan membawanya ke rumah sakit terdekat. Setelah koma selama 5 hari, akhirnya Yin sadarkan diri, ia selamat dari kecelakaan itu. Namun, tak pernah Yin sangka bahwa akibat kejadian itu ia harus menghadapi kenyataan pahit saat terbangun dari komanya.
Dia sulit menerima kenyataan bahwa kaki kirinya diamputasi. Yin hancur dan menangis hari itu, namun ia tak menyerah. Mencoba bangkit dari keterpurukannya, kemudian Yin mulai mencari cara untuk beradaptasi dengan keadaannya yang kini hanya memiliki satu kaki.
Dia sering bergabung dengan kelas dansa dan juga menjabat sebagai presiden klub dansa. Yin bahkan mewakili Taiwan dalam kompetisi menari di luar negeri. Memang Yin sekarang mengenakan kaki palsu, tetapi itu tidak berarti membuat dia tidak dapat hidup normal seperti orang lain. Seringkali, Yin yang suka mengenakan rok pendek dan celana pendek saat keluar di depan umum. Dengan bangga menunjukkan kaki palsu nya. Bagi Yin, dia lebih dari bangga menunjukkan kepada orang-orang. Bagaimana dia selamat dari cobaan dan muncul sebagai orang yang lebih kuat setelah kecelakaan itu.
=====
Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan / Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP).
Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013.
Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena :
1. Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan.
2. Lolos Uji Kompetensi.
3. Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR.
4. Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional
Kami siap melayani secara Profesional.
SIPOP : 010/SIPOP/33.11/XI/2017
Konsultasi gratis : 081327721518





