ASEAN Para Games 2020, Renang Patok Raih 30 Medali Emas

Perenang Indonesia, Jendi Pangabean, berselebrasi seusai finis terdepan dalam nomor renang 100 meter gaya punggung putra S9 Asian Para Games 2018 di Stadion Akuatik, Senayan, Jakarta, Kamis, 11 Oktober 2018. Jendi berhasil meraih emas dalam nomor tersebut. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
TEMPO.CO, Jakarta- Cabang olahraga renang menjadi salah satu andalan lumbung medali bagi Indonesia di ajang ASEAN Para Games 14-25 Januari 2020 di Filipina mendatang. National Paralympic Committee (NPC) mematok cabor renang bisa menyumbangkan 30 medali emas dari 100 medali yang ditargetkan.

Pelatih Kepala Cabang olahraga Renang, Dimin, menyampaikan rasa optimisnya bisa memenuhi target medali yang dipatok oleh NPC sebanya 30 medali emas. Menurut dia, rasa percaya diri pemain jelang dua minggu pertandingan ASEAN Para Games 2020 di Manilla, Filipina nanti cukup tinggi.

“Untuk ASEAN Para Games 2020 Filipina ini kita ditargetkan 30 medali emas dan saya yakin target tersebut akan terpenuhi. Apalagi percaya diri para atlet sendiri saat ini sedang cukup baik dan tinggi. Kita melakukan pelatnas sejak bulan Mei dan grafik perkembangan pemain cukup baik. Kalau bisa target kita bisa melesat ke atas jangan ke bawah,” kata Dimin saat ditemui di Kolam Renang Kopassus, Solo, Kamis, 19 Desember 2019.

Perenang andalan Indonesia Jendi Pangabean sendiri berusaha meraih 5 medali emas. Bidikan tersebut sama dengan jumlah medali emas yang dia peroleh pada ASEAN Para Games 2017 Malaysia. “Semoga selama mengikuti Pelatnas, performa saya akan lebih maksimal seperti pada Asian Para Games 2018. Sebab, waktunya masih cukup panjang untuk melakukan persiapan sebelum ke Manila,” ujar Jendi.

Kepala Kontingen Indonesia untuk ASEAN Para Games 2020, Andi Herman, mengatakan telah mempersiapkan atlet untuk berlaga sejak Mei 2019. Ia menyebutkan ASEAN Para Games bakal digelar pada 14-25 Januari 2020 di Filipina.

“Jadi kami secara serius sudah melakukan Pelatnas dengan dikonsentrasikan di Solo dan sudah melakukan try out,” kata Herman di Kolam Renang Kopassus, Solo, Kamis, 19 Desember 2019.

Ia mengatakan selama pemusatan latihan nasional (Pelatnas) sudah melihat kemajuan atlet yang bakal dikirim ke ASEAN Para Games. Menurut dia, selama menjalani uji coba dan memantau kekuatan lawan, kontingen Indonesia yakin bisa memperoleh juara umum. “Jadi kami bisa mengukur dan saat ini semua dalam kondisi on fire untuk bisa berlaga di ASEAN Para Games,” sebut dia.

IRSYAN HASYIM

=====

Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan / Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP).

Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013.

Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena :

1. Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan.

2. Lolos Uji Kompetensi.

3. Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR.

4. Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional

Kami siap melayani secara Profesional.

SIPOP : 010/SIPOP/33.11/XI/2017

Konsultasi gratis : 081327721518

ipoedkakipalsu.com

Recent Post

Konsultasi Gratis

Silahkan hubungi kami di nomor berikut: 

081327721518