Sejak kecil, Muhammad Bejita memiliki hobi berenang sama seperti ayahnya yang ternyata seorang mantan atlet renang. Maka tak heran jika Bejita mampu menjuarai setiap lomba renang. Namanya mulai dikenal pada ajang Asian Para Games di Malaysia 2018 lalu. Dari olimpiade tersebut, ia mendapatkan 2 medali emas untuk kategori renang 100 meter gaya punggung dalam waktu 1 menit 3,6 detik dan renang 50 meter gaya bebas dalam waktu 25,98 detik.
Hülya Marquardt: Inspirasi Ketangguhan dan Inklusi
Latar Belakang Hülya Marquardt (lahir 8 Mei 1983 di Hagen, Jerman) adalah seorang wanita asal Stuttgart yang lahir dengan kondisi medis langka....




