Philippe Croizon, seorang atlet paralimpiade yang lahir tanpa tangan dan kaki, telah mengukir sejarah baru dalam dunia olahraga. Ia berhasil menyeberangi Selat Inggris dengan renang selama 13 jam pada tanggal 18 September 2010.
Philippe Croizon, seorang mantan pemadam kebakaran, kehilangan kedua tangannya dan kedua kakinya akibat kecelakaan listrik pada tahun 1994. Namun, ia tidak menyerah dan justru memutuskan untuk mengejar karir sebagai atlet paralimpiade.
Pada tahun 2010, Philippe Croizon mengambil tantangan besar dengan memutuskan untuk menyeberangi Selat Inggris dengan renang, yang memiliki jarak sekitar 35 km. Ia berlatih selama enam bulan untuk mempersiapkan diri secara fisik dan mental untuk tantangan tersebut.
Pada hari yang ditentukan, Philippe Croizon dan rekannya, Arnaud Chassery, mulai berenang dari pantai Inggris menuju Prancis. Selama 13 jam, mereka berenang melawan arus dan menghadapi cuaca yang buruk. Namun, mereka terus bertahan dan akhirnya berhasil mencapai pantai Prancis.
Keberhasilan Philippe Croizon dalam menyeberangi Selat Inggris telah menginspirasi banyak orang di seluruh dunia. Ia membuktikan bahwa tidak ada yang tidak mungkin jika kita memiliki tekad dan semangat juang yang kuat.
===
Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan / Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP). Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013. Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena :
1.Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan.
2.Lolos Uji Kompetensi.
3.Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR.
4.Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional





