by admin | Apr 27, 2025 | Blogs
Sofia Righetti meraih gelar Filsafat Kedokteran di Universitas Bologna pada 2011 dan menyelesaikan studi Ilmu Filsafat pada 2016 dengan tesis tentang hak penyandang disabilitas. Sebagai atlet, ia memenangkan medali emas di slalom raksasa dan perak di slalom khusus...
by admin | Apr 26, 2025 | Blogs
Hamza Güleç, 17 tahun, kehilangan kedua kakinya karena penyakit saat kecil, namun terus berlatih lari meski tidak memiliki prostetik kaki yang sesuai. Mimpinya adalah berlari cepat seperti Usain Bolt, namun biaya prostetik kaki khusus sekitar 250.000 TL menjadi...
by admin | Apr 26, 2025 | Blogs
Şan Erten (18) dan Hacı Çağlar (30), dua pemuda dengan disabilitas di Siirt, membuktikan bahwa semangat dan dukungan bisa mengatasi segala keterbatasan. Şan, yang lahir tanpa kedua kaki, bertemu dengan Hacı, yang kehilangan tangan dan kaki akibat sengatan listrik, di...
by admin | Apr 25, 2025 | Blogs
Marko Cheseto, pelari asal Kenya yang pindah ke Alaska pada 2008, mengalami tragedi pada 2011 ketika sepupunya bunuh diri, yang membuatnya jatuh dalam depresi. Setelah tersesat di salju selama 55 jam, ia menderita radang dingin parah yang mengharuskan amputasi kedua...
by admin | Apr 25, 2025 | Blogs
Philippe Croizon, pria Prancis berusia 44 tahun yang kehilangan tangan dan kaki akibat sengatan listrik, menunjukkan keteguhan hati luar biasa dengan menyelesaikan perjalanan renang keliling dunia yang menghubungkan lima benua. Menggunakan sirip pada prostetik,...