Blog
Home / Blog
Djumono Perjuangan Hak Disabilitas melalui Organisasi
Pada 1997, Djumono bergabung dengan Komite Advokasi Penyandang Cacat Indonesia (KAPCI) Jawa Barat, menyadari bahwa...
Penyandang Cacat Masih Tidak Dihargai
Prof. Dr. Irwanto dari UI menyoroti bagaimana gaya hidup tidak sehat bisa menyebabkan disabilitas. Ia juga...
Faktor Tingginya Angka Disabilitas di Indonesia
Menurut Dr. Luh Karunia Wahyuni, SpKFR-K, tingginya angka disabilitas di Indonesia dipengaruhi oleh beberapa faktor...
Karier Jendi Panggabean Sebagai Atlet Renang: Mencetak Prestasi di Paralimpiade
Perjalanan Jendi di dunia renang profesional dimulai pada Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XIV Riau 2012. Di ajang...
Kenny Easterday: Menghadapi Tantangan dengan Setengah Tubuh
Kenny Easterday, 35 tahun, lahir dengan sacral agenesis yang menyebabkan amputasi kaki di usia enam bulan. Alih-alih...
Chen Zhou: Pejuang Tanpa Kaki yang Menginspirasi
Chen Zhou, 41 tahun, kehilangan kedua kakinya dalam kecelakaan kereta saat berusia 13 tahun. Dijuluki "pejuang tanpa...
Kisah Nickole Cheron: Kemandirian di Tengah Badai
Pada 2008, badai salju besar melanda Portland, membuat Nickole Cheron, yang mengidap spinal muscular atrophy, terjebak...
Andriansyah: Dari Putus Asa hingga Menjadi Atlet Paralimpiade Nasional
Andriansyah, seorang pria asal Cibinong, Bogor, Jawa Barat, menghadapi titik terendah dalam hidupnya setelah...
Djumono: Aktif di Karang Taruna dan Usaha Dagang
Djumono Aktif kembali di Karang Taruna setelah amputasi dan membantu mengorganisir festival band SMA se-Bandung pada...

Djumono Perjuangan Hak Disabilitas melalui Organisasi
Pada 1997, Djumono bergabung dengan Komite Advokasi Penyandang Cacat Indonesia (KAPCI) Jawa Barat, menyadari bahwa hak-hak penyandang disabilitas masih perlu diperjuangkan. Ia aktif terlibat dalam berbagai aksi demonstrasi demi mendapatkan perhatian pemerintah. Salah...

Penyandang Cacat Masih Tidak Dihargai
Prof. Dr. Irwanto dari UI menyoroti bagaimana gaya hidup tidak sehat bisa menyebabkan disabilitas. Ia juga mengungkapkan diskriminasi dan kurangnya aksesibilitas untuk penyandang disabilitas di tempat-tempat umum. Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial, Samsudi,...

Faktor Tingginya Angka Disabilitas di Indonesia
Menurut Dr. Luh Karunia Wahyuni, SpKFR-K, tingginya angka disabilitas di Indonesia dipengaruhi oleh beberapa faktor utama: Gangguan atau kerusakan organ fisik sejak lahir yang mengakibatkan cacat dan menghambat mobilitas serta komunikasi. Rendahnya pemahaman...

Karier Jendi Panggabean Sebagai Atlet Renang: Mencetak Prestasi di Paralimpiade
Perjalanan Jendi di dunia renang profesional dimulai pada Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XIV Riau 2012. Di ajang tersebut, ia berhasil meraih 2 medali emas, 1 perak, dan 1 perunggu. Prestasinya tidak berhenti di situ, Jendi juga berpartisipasi di Para Games...

Kenny Easterday: Menghadapi Tantangan dengan Setengah Tubuh
Kenny Easterday, 35 tahun, lahir dengan sacral agenesis yang menyebabkan amputasi kaki di usia enam bulan. Alih-alih menggunakan kaki palsu, ia memilih bergerak dengan tangan atau skateboard. Meski dokter meramalkan ia hanya akan hidup hingga 21 tahun, Kenny telah...

Chen Zhou: Pejuang Tanpa Kaki yang Menginspirasi
Chen Zhou, 41 tahun, kehilangan kedua kakinya dalam kecelakaan kereta saat berusia 13 tahun. Dijuluki "pejuang tanpa kaki," ia menggunakan dua kotak kayu sebagai kaki pengganti dan memberikan ceramah inspiratif untuk meningkatkan kesadaran tentang disabilitas....

Kisah Nickole Cheron: Kemandirian di Tengah Badai
Pada 2008, badai salju besar melanda Portland, membuat Nickole Cheron, yang mengidap spinal muscular atrophy, terjebak di rumah selama delapan hari. Berkat pelatihan kesiapsiagaan darurat "Ready Now!" dari Kantor Disabilitas dan Kesehatan Oregon, Nickole belajar...

Andriansyah: Dari Putus Asa hingga Menjadi Atlet Paralimpiade Nasional
Andriansyah, seorang pria asal Cibinong, Bogor, Jawa Barat, menghadapi titik terendah dalam hidupnya setelah kehilangan kedua lengannya akibat kecelakaan kerja. Kejadian tersebut hampir membuatnya mengakhiri hidup dengan meminum racun. Namun, dorongan semangat dari...

Djumono: Aktif di Karang Taruna dan Usaha Dagang
Djumono Aktif kembali di Karang Taruna setelah amputasi dan membantu mengorganisir festival band SMA se-Bandung pada 1992. Ia juga berdagang untuk mendukung keluarganya. Momen ini menjadi titik balik baginya untuk bangkit dan termotivasi kembali. Ia juga mulai mencari...
Ready To Take The First Step?
Hubungi kami hari ini dan mari kita mulai perjalanan Anda menuju kehidupan yang lebih baik.
Ready To Take The First Step?
Hubungi kami hari ini dan mari kita mulai perjalanan Anda menuju kehidupan yang lebih baik.