Tangan Palsu Prosthetic Modern (1818-sekarang)

Seiring berkembangnya teknologi, konsep dari tangan palsu yang sebelumnya hanya dipakai untuk seorang kesatria di medan perang kini berganti menjadi konsep tangan palsu dengan tenaga tubuh otomatis. Tangan palsu modern ini pertama kali dirintis oleh seorang dokter gigi di Jerman bernama Peter Baliff pada tahun 1818. Dengan menggunakan transmisi ketegangan melalui tali kulit memungkinkan jika perangkat ini dapat membuat otot-otot yang utuh dari trunk dan penyangga bahunya untuk memperoleh gerakan pada perangkat terminalnya yang dipasang pada ujung amputasi. Hal ini juga memungkinkan untuk orang tersebut dapat bergerak lebih luwes seperti tangan aslinya bukan hanya tangan yang menempel pada tubuh.

Sedangkan pada tahun 1860-an, Comte de Beaufort di Perancis mengadaptasi desainnya untuk digunakan oleh tentara-tentara Perancis yang terluka akibat perang dunia. Tali pengikat bahu dengan tali yang diikat ke celana lalu disambungkan kelmbali melalui loop ke aksila kontralateral dan anggota badan yang hilang, memungkinkan orang tersebut untuk memanipulasi ketegangan tali untuk membuka dan menutup kait pegas ganda, atau melenturkan dan memperpanjang ibu jari pada tangan yang sederhana dengan jari menyatu.
===

Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan / Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP). Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013. Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena :

1.Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan.
2.Lolos Uji Kompetensi.
3.Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR.
4.Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional.

Recent Post

Konsultasi Gratis

Silahkan hubungi kami di nomor berikut: 

081327721518