Penyanyi Didiek Prasetya mengaku terinspirasi oleh mendiang Didi Kempot yang membawakan lagu Jawa.
Pria yang karib disapa Didiek Buntung ini berencana mengikuti jejak sang maestro campursari melestarikan musik dangdut ‘Jowonan’. “Aku ini ingin laguku didengar oleh masyarakat luas agar ada karya kenangan setelah tiada nantinya,” kata Didiek. Kepada awak media, baru-baru ini.
Menariknya, Didiek mendapatkan inspirasi membuat lagu Jawa usai dirinya makan bakso.
“Setelah makan bakso rasanya bahagia dan ingin rasanya menciptakan lagu Jawa,” kata pemilik akun YouTube Didiek Buntung Official. Ia pun membuktikan kreativitasnya dengan merilis lagu dangdut Jawa berjudul Kembang Soka.
Selain itu, ada juga Teh Kepyur yang menceritakan tentang kisah cinta sampai mati. “Aku ingin berkarya dengan baik dan lagunya bisa diterima, dikenang dan diingat masyarakat Indonesia,” ujar Didiek.
Pria kelahiran 15 Februari 1975 ini lantas menceritakan pengalamannya saat tampil di Surabaya, Jawa Timur.
Didiek rupanya sempat lupa lirik saat membawakan lagu milik Didi Kempot. “Sumpah isin (malu, red). Tetapi untungnya pakai bahasa Jawa dan aku karang sendiri saja daripada malu,” pungkasnya. Penyanyi Didiek Prasetya
Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan / Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP).
Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013.
Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena :
1. Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan.
2. Lolos Uji Kompetensi.
3. Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR.
4. Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional
Kami siap melayani secara Profesional.
SIPOP : 010/SIPOP/33.11/XI/2017
Konsultasi gratis : 081327721518





